Join MultiplyOpen a Free ShopSign InHelp
MultiplyLogo
SEARCH

Taman Teknologi

HomeAbout MeOct 15, 2009
Inilah ini....Sebentuk Site..dari Taman Teknologi...karya kecil bentukan para pejuang pendidikan yang tergabung di GEMA PENA (Gerakan Mahasiswa Pendidikan Nasional) Komisariat Universitas Pendidikan Indonesia yang didirikan bertepatan dengan hari pendidikan tanggal 2 Mei 2009....

Inilah ini...Taman Teknologi..sebentuk wahana belajar bagi anak-anak yang tinggal di daerah kawasan kumuh Pondok Hijau dan Geger Kalong Girang Bandung...belajar apa saja...belajar tentang TEKNOLOGI terapan (art, scient, and technic)..karena ternyata miskin ataupun kaya..harus punya akses yang sama tentang hal itu...belajar tentang kehidupan...belajar tentang hakikat kemanusiannya...karena lagi-lagi..tak semua orang peduli pada segelintir kehidupan di pojok kota Bandung ini...ada anak-anak penerus tonggak perjuangan bangsa,,,yang tak terperhatikan...

Inilah ini...Taman Teknologi...ada sebuah harap besar bagi kami para mahasiswa pendidikan...bisa menjadi protoype dunia pendidikan sesungguhnya itu...karena ini zaman...ini masyarakat..muak sudah dengan "beretorika" "berwacana"...inilah saatnya kita BERKARYA NYATA...inilah ini...tempat kami para mahasiswa pendidikan belajar untuk menjadi arsitek peradaban dunia !

Kloter 1

Hari Minggu, tanggal 29 April 2012

 Usia Pra Sekolah (Domus X)

Nama Lengkap

JK

Jurusan

Angkatan

Astiani Rosnita

P

PG PAUD

2011

Asy'syifaa Fauziah

P

Pend Manj Perkantoran

2010

Debi Rahmawati Nastiti

P

Pendidikan Manj Perkantoran

2010

Dininatiwi Rahmah S

P

Bahasa dan Sastra Indonesia

2010

Gayatria Oktalina

P

Pendidikan Akuntansi

2009

Hesti Sulastri

P

Pendidikan Bahasa Jerman

2010

Lilis Nurhasanah

P

Pendidikan Manj Perkantoran

2010

Christy Soeharti Wijana

P

PG PAUD

2011

Anggilia Sylfina P. M

P

PG PAUD

2011

Isa Maryana

P

PG PAUD

2011

Usia Sekolah Dasar (Domus Y)

Nama Lengkap

JK

Jurusan

Angkatan

Alfina Zaenimar

P

Pend Manj Perkantoran

2010

Eka Komala Dewi

P

Pendidikan Manj Perkantoran

2010

Lusy Wulansari

P

Pendidikan Manj Perkantoran

2010

Nurhasanah

P

Pendidikan Bahasa Jerman

2009

Sri Idayanti

P

Pendidikan Manj Perkantoran

2010

Tiara Cita Maharani

P

Pendidikan Bahasa Inggris

2009

Eka Sri Wahyuni

P

Manajemen

2009

Mutya Lestari M

P

Pendidikan Kimia

2011

Selvia Herlina

P

Manajemen

2009

Innarotul Aulia

P

Pendidikan Biologi

2010

Rizky Sandy Adhitama

P

Pend Biologi

2010

Bella Nur Andani

P

PGSD

2010

 Usia Sekolah Menengah Pertama (Domus Z)

Nama Lengkap

JK

Jurusan

Angkatan

Nurul Huda

P

Pendidikan Fisika

2011

Indri Nur Oktaviani

P

PGSD

2010

Rita Purnamasari

P

Pendidikan Akuntansi

2009

Rema Eka Nopiani

P

PPB

2010

 

Kloter 2

Hari Minggu, Tanggal 6 Mei 2012

 Usia Pra Sekolah  (Domus X)

Nama Lengkap

JK

Jurusan

Angkatan

Ananda Nurul Aeni

P

Pendidikan Seni Rupa

2010

Dea Hana Cintiya

P

PG PAUD

2011

Bisri Fitriani Afina E.S

P

PKK

2009

Hilda Asri Widyastuti

P

Pend Biologi

2011

Sri Wulan Indriani

P

Pend Manj Perkantoran

2010

Eko Febriadi

L

Pendidikan Biologi

2010

Artha Lia Emilda

P

Pendidikan Kimia

2011

Wulan Tini

P

PG PAUD

2011

 Usia Sekolah Dasar (Domus Y)

Nama Lengkap

JK

Jurusan

Angkatan

Dea Hikmah Ayu Ningtyas

P

Pend Seni Rupa

2010

Nety Meinawati

P

Pend Manj Perkantoran

2010

Pia Arina Iskandar

P

PPB

2010

Umar Wijaksono

L

Pendidikan Teknik Elektro

2011

Masietah

P

Pendidikan Fisika

2009

Yulfitri

P

Pendidikan Bahasa Jerman

2009

Dadan Rukmana

L

FMIPA ITB

2011

Hanifia Arlinda

P

Pendidikan Bahasa Inggris

2009

Kholidah

P

Pendidikan Fisika

2011

Ian Fitriliani

P

PGSD

2010

Nofi Anggrahini

P

Pendidikan Bahasa Arab

2009

Usia Sekolah Menengah Pertama (Domus Z)

Nama Lengkap

JK

Jurusan

Angkatan

Puti Siswandari

P

Pendidikan Biologi

2009

Dinda Lutfiana Rozak

P

PGSD

2010

Irfan Benizar Lesmana

L

Pendidikan Kepelatihan Olahrg

2011

Suci Selfia Iwari

P

Pend Bahasa Indonesia

2009

 

Daftar Calon Team Teaching yang terbaru ikut kloter 2:

Usia Pra Sekolah

Nama Lengkap

JK

Jurusan

Angkatan

Dzulhulaifah

P

PGPAUD

2009

 Sekolah Dasar

Nama Lengkap

JK

Jurusan

Angkatan

Yana Husnah R

L

Pendidikan Seni Rupa

2010

Nunung M

P

PGSD

2010

Adi Nugraha

L

Pend. Teknik Mesin

2011

Sekolah Menengah Pertama

Nama Lengkap

JK

Jurusan

Angkatan

Oki Dermawan

P

Pendidikan Seni Musik

2010

Nurqonaah

P

Pend. B. Inggris

2010

Neneng Mutiara M

P

PKK

2011

Ditha Rahmalia

P

Pend. Biologi

2010

Sugiyanto Utomo

L

Pend. Geografi

2010

 

Alat-alat yang dibawa pada saat ROTI TAMTEK DAN SHOW UP TEAM TEACHING:

1. Alat Tulis

2. Tempat Name Tag (plastik bertali)

3. Makanan Berat

4. Membawa tulisan sederhana bebas dalam bentuk apapun (puisi, cerpen, artikel atw karya ilmiah, dll) tapi dengan tema "Secarik Karya Nyataku Untuk Anak Indonesia" dalam bentuk hard copy.

Calon Team Teaching kumpul depan Gedung JICA (FP MIPA UPI) dengan jadwal ROTI TAMTEK 08.00-12.00 WIB dan SHOW UP 13.00-15.00 WIB

Siapkan diri dan aksimu, RANGERS dan adik-adik menanti kehadiran dan perjuanganmu. ^_^


Blog EntryApr 25, '12 9:49 AM
for everyone
Dengan mengklik

Photo AlbumOpen House Taman TeknologiApr 22, '12 9:58 PM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Wajah ceria adik-adik kita setelah acara Open House, sebelum mereka pulang ke rumah masing-masing.

Blog EntryApr 22, '12 9:54 PM
for everyone

Tak terasa 1 minggu tlah brlalu dari Open House Taman Teknologi yang mengundang Calon Team Teaching. Untuk kegiatan berikutnya teman-teman calon Team Teaching mengikuti alur kegiatan di "Show Up Team Teaching dan Roti Tamtek". Show Up Team teaching bertujuan sebagai sarana ta'aruf bersama para Ranger, sedangkan Roti Tamtek sebagai wahana interaksi dengan adik-adik Tamtek.

Pelaksanaan Show Up Team Teaching dan Roti Tamtek dibagi menjadi 2 kelompok yang pelaksanaanya masing-masing tanggal 29 April dan 6 Mei 2012, dengan membawa tulisan sederhana bebas dalam bentuk apapun (puisi, cerpen, artikel atw karya ilmiah, dll) tapi dengan tema "Secarik Karya Nyataku Untuk Anak Indonesia" dalam bentuk hard copy.

Bagi Teman-teman yang masih berminat menjadi Team Teaching dan tidak datang di  acara Open House Taman Teknologi, tidak usah risau ataupun galau. Rangers membuka kesempatan untuk kalian untuk datang ke stand Tamtek di slasar depan mesjid Al-Furqon UPI lantai 1. Dengan jadwal; Senin jam 16.00-17.30 dan Selasa-Kamis jam 13.00-17.30. Kehadiranmu slalu kami tunggu..:)


Photo AlbumTaman Teknologi [Paper Craft]Dec 7, '09 8:36 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Bismillah....belajar itu menyenangkan ya ternyata.....bermain sambil belajar...kertas yang tak terpakai itu pun bisa dipakai untuk belajar dan berkreasi...nah sekarang...kami belajar menyulap kertas bekas...menjadi robot2an...sulit...karena harus membuat pola dan memotong, kemudian melipat dan mengelemnya..belum lagi harus mewarnainya...tapi...ketekunan itu membuahkan hasil yang indah....deng deng...robot itu sudah jadiiiii

Photo AlbumTaman Teknologi (Roket)Dec 7, '09 8:28 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Bismillah....mau jadi astronot???pergi keluar angkasa???hmmm...mari kita pahami konsep sederhananya...ya kemarin...kami belajar tentang roket..kenapa roket itu bisa mempunyai dorongan yang luar biasa sampai bisa melesat ke angkasa...walaupun belum pakai nuklir...tapi setidaknya roket2 ala kami itu...bisa loncat jauh...sekitar 3 meter...caranya gampang :

Bahan :
Baking Powder (Bungkus di dalam tisu)
Cuka
Air Hangat

Alat :
Botol film analog

Cara :
Masukkan air hangat ke dalam botol
Masukkan cuka
Masukkan tisu berisi baking powder
tutup....dan melesatlah ia ke angkasa....

Tapi mungkin ga ya pake baking powder terus kita pergi keangkasa???

tau ga kenapa dia bisa melesat gitu??? karena ada tekanan gas...pernah liat roti mengembang karena baking powder??ya kurang lebihnya seperti itu...

Photo AlbumTaman Teknologi (Menyulap Air)Dec 7, '09 8:17 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Bismillah...ini dia salah satu pembelajaran kami di Taman Teknologi...kami belajar bagaimana air sungai yang kotor itu...dekat rumah kami...bisa kembali menjadi bersih....hmmmm....butuh berapa gelas ya untuk menjadikan sungai itu bersih lagi.....tapi kata ka2 di taman teknologi...cukup jangan buang sampah lagi disana...biar sungainya bersih lagi...

Cara'a :
Bahan :
1. Air Sungai yang kotor
2. Genteng
3. Sabut Kelapa
4. Kerikil
5. Pasir

Alat
1. Gelas Plastik yang sudah dibolongin...1..n yang satunya lagi jangan dibolongin

Cara :
1. Susun Sabut Kelapa, kerikil, Genteng, Pasir di dalam gelas
2. Tuangkan air kotor sedikit demi sedikit

Selamat Mencoba....

Walaupun airnya jadi jernih lagi...tapi kata ka2 pengajar...jangan diminum...karena ada bakterinya..itu yang bisa buat perut kita jadi seperti mules2....

EventNov 6, '09 4:58 AM
for everyone
Start:     Nov 8, '09 09:00a
Location:     Pondok Hijau Bandung
Kegiatan Belajar Mengajar Taman Teknologi....

Photo AlbumBelajar Tanpa BatasOct 25, '09 11:54 PM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Bismillah...inilah prinsip belajar dan pendidikan sesungguhnya...bahwa mereka punya karakter dan potensi yang berbeda-beda...kami berusaha mendobrak hakikat pendidikan yang monoton...yang penuh dengan kerutinitasan belaka...

Photo AlbumIcon Taman TeknologiOct 15, '09 11:18 PM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Ini dia si Mr Voty....berasal dari bahasa yunani Votum..yang berarti harapan..semoga taman teknologi ini bisa menjadi harapan bagi anak bangsa...harapan bagi dunia pendidikan...ya..harapan baru bagi kebangkitan pendidikan Indonesia...BELAJAR TANPA BATAS ! PENDIDIKAN UNTUK PERADABAN !...

Filosofi Icon :
1. Tubuh Robot : Menyimbolkan tentang teknologi dan robotika (salah satu hal yang dipelajari di taman teknologi)
2. Tangan kanan berupa kuas : simbol dari art (seni)..salah satu hal yang dipelajari di taman teknologi
3. Tangan kanan berupa luv : simbol dari science...juga salah satu yang dipelajari di taman teknologi...juga simbol dari sebuah pencarian yang tak kenal henti..menggali terus ilmu yang tak pernah habis
4. Sendi2 kaki berupa baut : simbol dari teknik...salah satu yang dipelajari di taman teknologi (juga bisa menggambarkan keluwesan dan kefleksibelan)
5. Warna kuning : Kesejahteraan

Blog EntryOct 15, '09 11:10 PM
for everyone
HAI GURU

Bismillah.....akhir-akhir ini.bukanlah awal-awal ini.saya sedang tertuju pada tulisan dan karya-karya H.Pidi Baiq. Ilustrator ter-sholeh Mizan....itu yang dia bilang sendiri di bukunya. Drunken Monster. Dan kemudian, saya terpaku pada sebuah lagu yang dinyanyikan the Panasdalam begitu kira-kira nama band yang tertulis di folder lagu yang saya punya di flashdisk saya. Dan judul lagu tersebut adalah Hai Guru, Aku Broken Home.....silahkan lihat liriknya di bawah ini. Bukan di atas ini :

hai guru
dengarlah kami murid tapi bukan milikmu
hai guru
didiklah diri kami sebagai manusia

tiap manusia punya hal berbeda
jangan kau bentuk diri kami sama
haruskah kami jadi lagi2 habibie

hai guru haruskah kami taat pada kunci jawaban
hai guru haruskah kami benci apa yang engkau benci
kami ingin ilmu yang kami mau
kami ingin pilih yang kami suka
dan kau memilih enstein aku pilih frankenstein

kalian ................................................ (isilah sendiri titik2nya karena saya mendadak tak bisa mendengar mereka –penyanyi- berbicara apa)
pintar patuh sholeh dan manis budi
maafkan kami tidak karena kami broken home

hai guru
maafkan sekolah bagi kami seperti penjara
hai guru
ijazah bagi kami tanda kenang2an
hai guru
maafkan jika kami beda cara memandang


Sedikit ulasan dari saya yang juga calon guru.calon pendidik. Yang kuliah di Universitas Pendidikan Indonesia. Menanggapi keluhan para murid tentang para guru :

Pada hakikatnya, pengertian pendidikan yang orang-orang sering gaungkan adalah “proses memanusiakan manusia”. Walau saya sendiri masih tidak faham indikator menjadi manusia itu seperti apa. Sepertinya semua otak para pendidik harus menyamakan frekuensinya tentang indikator menjadi manusia. Apakah indikator menjadi manusia itu saat manusia yang belum jadi manusia mampu menggunakan akalnya dengan sebaik-baik akal ? atau jadi orang sukses ? sukses yang bagaimana ? atau jadi orang yang ber-budi ? atau jadi manusia yang menyadari misi hidupnya sebagai hamba Allah ?..entahlah...maka saya bilang diawal kita harus punya satu persepsi tentang indikator menjadi manusia yang dimaksud dalam pengertian pendidikan ini.
Lagi-lagi, pada hakikatnya objek pendidikan adalah manusia.....manusia yang notabene adalah individu yang khas, yang memiliki karakter dan potensi yang berbeda, individu yang unik. Benar kata pidi baiq, ya manusia sebagai objek pendidikan tidak bisa di didik sama. Karena mereka memang berbeda. Itupun yang saya pelajari di beberapa mata kuliah pendidikan. Setiap manusia memiliki kecerdasan yang berbeda, kematangan yang berbeda, karakter yang berbeda, potensi yang berbeda, motivasi yang berbeda, latar belakang hidup yang berbeda, muka yang berbeda, orang tua yang juga berbeda. Maka perlakukan mereka dengan berbeda, perlakukan sesuai seperti apa diri mereka. Agar itu potensi, karakter, kecerdasan (IQ, EQ, SQ) dapat tergali dengan optimal sesuai apa yang mereka inginkan. Karena guru tidak punya hak untuk memaksa, atau mencetak manusia seperti yang mereka inginkan, dan yang mereka inginkan berarti bisa jadi murid dan guru memang memiliki sudut pandang yang berbeda dalam memandang sesuatu hal. Dan satu...guru bukan mesin percetakan yang bisa seenaknya mencetak siswanya akan seperti apa....Ya....guru hanya sebagai fasilitator, pengarah yang dengan sikap serta kepribadiannya mampu menjadi contoh, mampu menjadi salah satu sumber belajar peserta didiknya, agar ia menjadi pribadi atau manusia yang paripurna. Sayangnya itu guru lulusan LPTK (Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan) seperti lupa, bahwa dia pernah dapat itu mata kuliah.
Dunia pendidikan Indonesia hari ini....seperti terjebak pada sebuah paradigma kecerdasan kognitif saja. Bagaimana seorang peserta didik dapat masuk dalam klasifikasi pintar dan berprestasi adalah saat ia mampu mendapat nilai 10 dalam ulangan harian matematikanya, atau saat peserta didik mampu lolos menempati bangku kelas IPA bukan IPS. Yang konon kabarnya memiliki nilai kebanggaan yang lebih. Ini hanyalah ke-lebay-an belaka saja. Kemudian, coba itu lihat sekolah...tempat kita cari sedikit ilmu dari banyak ilmu, untuk ikut itu namanya proses pendidikan yang katanya bikin manusia jadi manusia. Orang bilang sekolah seperti penjara, sama seperti saya dulu dan sekarang. Bilang sekolah seperti penjara. Buat orang bukan jadi manusia, tapi jadi binatang. Jadi kerbau yang ditusuk hidungnya. Jadi sekolah itu seperti sebuah rutinitas biasa saja. Rutinitas yang membosankan dan dipaksakan. Karena kalo tubuh kita tidak ada di bangku kelas, guru BK (Bimbingan Konseling) yang suka ikut campur urusan orang –kata ane waktu itu- langsung mencak2.....panggil saya, panggil orangtua saya, suruh saya lari-lari keliling lapangan. Jadi ya...sekolah itu rutinitas, biar saya tidak disuruh olahraga tiap hari,...atau disuruh meratapi gerbang pagar. Itu sekolah, yang katanya harus bisa mengeluarkan potensi dan kecerdasan peserta didiknya, buat saya belum nemu sampai sekarang saya punya potensi apa dan kecerdasan di mana? Walau IQ saya selalu berjudul ”cerdas”. Itu yang tertulis di lembar hasil tes psikologi saya. Itu sekolah yang buat saya stress....harus remedial matematika sama fisika tiap kali ulangan. sampai saya bertanya....untuk apa saya belajar itu....lebih baik saya belajar kehidupan saja....di organisasi saya dapatkan itu...bukan di sekolah...bukan di kelas....
Ini saya mulai bingung,,,,,itu guru saya dari SD sampai SMA...waktu kuliah di LPTK, ikut kuliah atau tidak? Ikut belajar atau tidak? Kenapa itu ilmu dari mata kuliah pendidikan tidak ada yang diterapkan sama sekali. Atau selepas wisuda kepala mereka terbentur tembok hingga amnesia?.....karena yang saya pelajari di mata kuliah-mata kuliah pendidikan begitu sempurna.....hmmmmmmm.....ini buat saya yang jadi calon pendidik bingung....biarlah saya buat sendiri sistem pendidikan yang saya inginkan...dengan indikator manusia yang menjadi manusia sesuai apa yang saya inginkan...biar saya punya sekolah sendiri....biar saya ga harus ikut tes PNS...biar saya ga ikut PPG (Program Profesi Guru) hanya biar gaji saya besar....karena klo mau kaya biarlah saya jadi pengusaha atau suami saya jadi pengusaha...bukan pengusaha buku pelajaran yang saya paksa itu murid untuk beli mahal buku dari saya...biar orientasi mendidik saya bukan orientasi untuk biaya hidup,,,,biar setiap tanggal 2 Mei saya ga perlu turun ke jalan....meninggalkan itu murid –yang sebenarnya senang karena sekolah libur- karena saya harus aksi menuntut kesejahteraan...... Pramoedya A. Toer, dalam buku bukan pasar malam –yang saya sendiri belum baca itu buku seperti apa- karena saya coba kutip dari status teman….ia adalah Sri Maryani, anak Pendidikan Bahasa Indonesia, yang saya yakin, itu dia pasti sudah baca itu buku…
“ Kemudian kunasihati mereka yang ingin menjadi guru. Kalau engkau tidak yakin betul, lepaskan cita-citamu untuk jadi guru itu, kataku. Seorang guru adalah kurban. Kurban untuk selama-lamanya, dan kewajibannya terlalu berat. Membuka sumber kebajikan yang tersembunyi dalam tubuh anak-anak bangsa”.....jadi itu buat anak ITB, UNPAD yang mau ikut PPG biar jadi guru...biar punya gaji besar...mending kelaut aje.

*jadi kenapa gaya bahasa saya seperti pidi baiq? Dia buat saya keracunan*

PS : Untuk Aki Pidi Baiq...bikin lagu untuk dosen atuh,...heuheuheu...karena ternyata sampai sekarang saya belum cocok sama pendidikan formal....^_^

Blog EntryOct 15, '09 11:07 PM
for everyone

Dunia tanpa sekolah 2


Sebuah dunia tanpa sekolah??? kayaknya begitu radikal dan ekstrim....lebih baik dirubah menjadi sebuah dunia tanpa (harus) sekolah (formal). Di dunia seperti itu, tidak akan ada kata "putus sekolah", tidak ada lagi kasta karena yang satu lulusan sd, yang satu sudah S3. Di dunia yang tidak harus sekolah ini tidak ada lagi kata berpendidikan atau tidak berpendidikan. Yang ada hanya satu kata "pembelajar" atau bukan!!!

Sekolah memang tidak harus, tetapi belajar harus!! belajar tidak harus di sekolah, di manapun bisa, kapanpun bisa. Di dunia yang saya khayalkan itu kata belajar samasekali terputus hubungannya dengan kata "SEKOLAH". Selama ini sekolah identik dengan belajar secara khusus, di ruangan yang khusus, diwaktu yang khusus... bahkan sampai bertahun-tahun , sampai lupa untuk berkarya nyata. Bertahun-tahun orang dikelilingi buku, mengurung diri di dinding yang namanya sekolah, ketika sudah puas, dan dinyatakan berhasil....keluarlah dia dari dinding itu dan menemui kenyataan bahwa di luar sana tidak identik dengan apa yang dipelajarinya. Sedangkan tanpa disadarinya waktu terus berlalu dan waktu untuk berkarya nyata sudah hampir habis juga....

Apa yang dibutuhkan di sebuah dunia yang tidak harus sekolah ini? Sebuah komitmem bersama untuk mau BELAJAR!!! ya....yang harus ditanyakan ketika melamar kerja bukan lagi "kamu lulusan apa? di mana? nilai berapa?" yang harus ditanyakan adalah "kamu umur berapa?" "apa yang sudah kamu pelajari selama ini?" "Kamu bisa apa?" "Apa keahlian kamu?" Untuk menjawab pertanyaan yang terakhir tadi seseorang tidak harus menunjukkan sebuah ijazah formal dari sebuah sistem yang disebut sekolah!!!

Hal yang saya bayangkan di atas, akan menimbulkan pertanyaan...bagaimana belajar tanpa sebuah sistem? Bukankah tujuan sekolah adalah memungkinkan seseorang belajar secara sistematis? Bertahap... dan tidak ngawur? Ya ...memang benar.....memang harus ada sistem yang mengatur.....sebuah sistem belajar!...bukan sekedar sistem sekolah yang memformalkan sebuah kegiatan belajar!! Sebuah sistem yang saya khayalkan adalah sebuah sistem yang terdiri dari :
  1. Belajar di mana saja
  2. Belajar kapan saja
  3. Belajar dari siapa saja
  4. Adanya sebuah lembaga yang mengakreditasi dan sertifikasi hasil suatu kegiatan belajar!!!